Paul Pogba Akan Turun Hadapi Madrid

Paul Pogba Akan Turun Hadapi Madrid

Paul Pogba Akan Turun Hadapi Madrid

Paul Pogba Akan Turun Hadapi Madrid

Gelandang andalan Juventus, Paul Pogba, dikabarkan berpotensi besar untuk turun menghadapi Real Madrid, pada leg pertama semi-final Liga Champions, tengah pekan esok.

“Pogba? Ia akan menjalani tes lagi di hari Kamis (30/4), namun saya kira ia akan baik-baik saja, jadi itu berarti dirinya akan bergabung lagi dengan tim pekan depan,” tutur Allegri optimistis, seperti dikutip Goal Italia.

Hal itu dikonfirmasi sendiri oleh pelatih I Bianconeri, Massimiliano Allegri. Pogba yang sudah menepi nyaris dua bulan akan menjalani tes final tas cederanya, pada Kamis (30/4) siang waktu Italia.

Sebelumnya Il Polpo Paul memang diharuskan menepi dari lapangan sedikitnya 50 hari akibat cedera lutut di awal Maret lalu, kala Juve bertandang ke markas Borussia Dortmund.

Di Kabar lain, Paris Saint Germain telah membuka diskusi dengan Paul Pogba perihal kemungkinan perpindahan nya dari Juventus.

Kejuaraan Italia tetap memasang telinga meskipun tidak ada tawaran formal yang di untuk klub untuk Prancis Internasional

Pogba dan perwakilannya telah menemui President Paris Saint Germain Nasser Al khelaifi di Monte Carlo pada Selasa. Ketika di tanya Media prancis ” Kenapa saya menemui pogba? karena dia adalah seorang yang bertalenta luar biasa, dia seorang berkebangsaan Prancis, dan dia dari Paris. Semua juga setuju, bahwa banyak klub besar menginginkan diri nya.

Thiago Silva: Musim Ini, Javier Pastore Lebih Baik

Thiago Silva: Musim Ini, Javier Pastore Lebih Baik

Thiago Silva: Musim Ini, Javier Pastore Lebih Baik 

Thiago-Silva-PSG

Kapten sekaligus bek Paris Saint-Germain Thiago Silva tanpa ragu menyebut performa Javier Pastore di musim ini lebih baik ketimbang Zlatan Ibrahimovic.

Silva menilai penampilan Pastore di sepanjang Ligue 1 Prancis 2014/15 tiada bandingnya. Seperti diketahui, gelandang serang asal Argentina itu mampu menceploskan lima gol dan 13 assist dalam 30 pertandingan liga untuk membantu PSG menduduki puncak klasemen.

“Pastore sedang menjalani musim terbaiknya bersama PSG. Dia adalah pemain terbaik di kompetisi ini. Bagi saya, dia lebih baik ketimbang [topskor Ligue 1 Alexandre] Lacazette,” ujar Silva kepada Le Parisien.

“Lihat saja jumlah assist yang berhasil ia bukukan. Dia adalah pemain terpenting di PSG. Apakah lebih berkontribusi ketimbang Zlatan? Ya, karena Pastore-lah yang memberikan bola kepada Zlatan!” serunya.

Selain itu, bek asal Brasil itu juga membahas kemenangan 3-1 atas Metz yang baru saja mereka raih pada Selasa (28/4) kemarin. “Kami pantas menang. Meski tanpa Zlatan, kami tetap mampu mencetak tiga gol. Saya sangat percaya diri menghadapi laga berikut melawan Nantes pada Minggu esok. Zlatan juga akan kembali, jadi artinya kami akan mencetak lebih banyak gol,” imbuhnya.

Inter Bekuk Permainan Udinese

Inter Bekuk Permainan Udinese

Inter Bekuk Permainan Udinese

interBerstatus tim tamu tak membuat Inter lemah. Tim tamu pun menekan di pertahanan Udinese di awal-awal babak pertama. Tendangan Icardi dari jarak 25 meter masih melayang tinggi di atas mistar gawang Udinese.

Menguasa jalannya laga membuat Inter mendapat sejumlah peluang. Kali ini melalui Freddy Guarin yang mendapatkan peluang bagus, namun sontekannya masih dapat digagalkan kiper Udinese, Orestis-Spyridon Karnezis.

Udinese bukannya tanpa peluang. Melihat ada ruang tembak, Allan mencoba peruntungannya dari jarak jauh, tapi bola belum tepat sasaran.

Inter kembali mendapat kans mencetak gol. Umpan lambung Danilo D’Ambrosio mengarah ke Icardi, sayangnya bola belum mengarah ke gawang Karnezis.

Tak lama kemudian, Karnezis menunjukkan aksi heroiknya dalam menyelamtakan gawang Udinese. Dia menggagalkan usaha mencetak gol Hernanes.

Karnezis benar-benar menjadi momok Inter dalam usahanya mencari gol. Di penghujung babak pertama, kiper berkebangsaan Yunani ini kembali menggagalkan kans Icardi.

Pertandingan berubah menjadi panas saat dua gol tercipta dalam waktu dua menit. Inter lebih dulu memimpin melalui Icardi pada menit 48, namun tak lama kemudian Udinese menyamakan kedudukan berkat aksi Di Natale.

Inter berada di atas angin lantaran Udinese harus bermain dengan sembilan pemain usai Emmanuel Agyemang-Badu menerima kartu merah pada menit 58. Sebelumnya, di babak pertama Maurizio Domizzi juga diusir wasit.

Benar saja, Inter mampu mencetak gol keduanya sekaligus membuat kedudukan menjadi 1-2. Podolski menjadi bintang karena membobol gawang Udinese dengan tendangan kaki kiri keras dari jarak jauh. Padahal, pemain internasional Jerman itu baru masuk seusai menggantikan Guarin.

Peluang emas Inter untuk unggul jauh disia-siakan Rodrigo Palacio. Sudah dalam posisi sempurna untuk langsung menendang ke gawang, dia justru memilih memberi umpan ke Hernanes dan bola berakhir jauh dari sasaran.

Meski terus menekan, Inter tak lagi mencetak gol hingga wasit Gianluca Rocchi meniup peluit tanda berakhirnya pertandingan di Friuli.